Sabtu, 01 Mei 2010

FAKTA TENTANG HIV / AIDS

Berikut adalah fakta - fakta disekitar kita tentang virus HIV / AIDS.
Didunia, tidak kurang dari 60 juta orang telah terinveksi virus HIV/AIDS dan 25 juta orang lebih sudah meninggal

1. HIV Tidak Pandang Bulu
Sejak epidemi HIV dimulai 20 tahun lalu, stereotip yang beredar di masyarakat tentang penderita HIV yaitu para gay, pemakai narkoba, dan para pekerja seks komersial (PSK) lah yg mendapat label tersebut.
Faktanya, semua orang bisa terkena HIV, dari usia tua, muda, kaya, miskin, wanita, pria, maupun anak-anak dari berbagai macam profesi.

2. Seks Oral Tak Seaman yang Dipikir
Oral seks sering kali dianggap sebagai cara ''aman'' melakukan hubungan seksual. Faktanya berdasarkan penelitian, cairan tubuh yang terinfeksi seperti semen dan sekresi vagina yg mengandung konsentrasi virus HIV tinggi bisa memasuki aliran darah melalui membran mukosa mulut.

3. Jangan Cuma Khawatir Hamil
Banyak remaja percaya, satu-satunya resiko berhubungan seksual tanpa proteksi adalah kehamilan. Padahal banyak yg harus dikhawatirkan selain kehamilan, yakni adanya penyakit menular seksual seperti sifilis, herpes, termasuk HIV yang bisa mengancam kehidupan.

4. Belum Ada Obat Untuk Si Pembunuh
Meski orang dengan HIV / AIDS (ODHA) bisa hidup lebih lama berkat obat antiretroviral, tapi obat ini tidak menyembuhkan kalaupun obat-obat ini melindungi dari infeksi oportunistik, ini bukanlah 'jalan pintas' dari infeksi HIV. Obat ini bahkan menyebabkan efek samping seperti diare, kelelahan yang berlebihan, kemerahan, mual dan muntah.

5. Kadang Orang Tidak Mengatakan Yang Sesungguhnya Dan Kita Tidak Tahu Kenyataannya
Coba Anda pikir sejenak kalimat diatas. Berapa banyak orang yang mengakui bahwa mereka menderita HIV / AIDS jika ditanya oleh pasangan barunya? Berapa banyak orang yang mengakui kehidupan seksual mereka ketika mereka baru mengenal seseorang? Berapa banyak orasng yang benar-benar mengetahui status HIV mereka dan status kesehatan orang-orang yang bersama mereka sebelumnya? Sebuah pernyataan "partner saya tidak mengidap HIV " hanya bisa diterima jika disertai dengan bukti nyatates HIV negatif. Tanyalah dengan jelas status HIV mereka dan mintalah mereka melakukan tes sebagai bukti. 
(sumber : Seputar Indonesia )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini